Kamis, 11 Mei 2017

Mimics Octopus (Thaumoctopus mimicus) - Si Gurita yang Senang Berkamuflase

Mimics Octopus (Thaumoctopus mimicus) - Si Gurita yang Senang Berkamuflase



Pada beberapa hewan, perilaku mimikri atau yang dimaksud dengan "menyamar" menyerupai lingkungannya biasa dilakukan sebagai sitem pertahanan diri. Perilaki mimikri biasanya dengan cara merubah warna seperti lingkungannya ataupun berada di lingkungan yang meyerupai bentuk tubuh hewan tersebut. beberapa contoh hewan yang dapat melakukan mimikri yaitu bunglon, belalang ranting, beberapa jenis kupu-kupu, dsb. Perilaku mimikri juga dapat dilakukan dengan meniru hewan lain yang biasanya lebih ditakuti. contohnya pada ulat yang memiliki corak wajah seperti ular. 






Beberapa contoh mimikri pada hewan
(Sumber: Google Images)

Mimics octopus (Thaumoctopus mimicus) merupakan spesies gurita yang dapat melakukan mimikri. pada spesies ini sedikit unik yaitu melakukan mimikri dengan cara meniru bentuk dari beberapa spesies lain. beberapa contoh spesies yang ditiru yaitu:


  • Ikan Sebelah (Sole Fish): ikan ini berbentuh pipih dan beracun. Mimics octopus akan meniru dengan cara membentuk tubuhnya seperti pipih dan menyembunyikan tentakel-tentakelnya membentuk seperti sirip.
  • Lion Fish : Ikan ini juga termasuk dari ikna beracun yang terdapat pada bagian tubuhnya yang seperti duri. Mimics octopus akan meniru duri-duri tersebut menggunakan tentakelnya.
  • Ular laut: Mimics octopus akan meniru ular laut yang berbisa dan beracun ini dengan cara menyerupakan warna ular laut dan menggunakan tentakelnya untuk membentuk seperti ular lait.
  • Bentuk lain yang dapat diikuti diantaranya anemon, ikan pari, udang, ubur-ubur dan sebagainya. 




Perbandingan mimikri yang dilakukan oleh mimics octopus beserta hewan yang ditirunya.
Sumber : Goole Images

Perilaku mimikri pada hewan khususnya pada mimics octopus ini salah satunya untuk melindungi diri dari predator. Dengan mengubah bentuk menjadi hewan yang beracun, maka predator atau pengganggu lainnya tidak akan berani untuk memakan atau bahkan untuk mendekati mimics octopus tersebut. Lion fish dan Sole fish merupakan salah satu ikan yang sangat beracun dilihat dari bentuk tubuhnya yang menarik. karena pada beberapa spesies, bentuk atau warna yang mencolok/menarik menjadi pertanda bahwa spesies tersebut berbahaya dan mengandung racun. hal ini biasa disebut "Color Alarm" yang berarti warna cerah/menarik dari suatu spesies bertujuan untuk memperingati lwan/predator. 

Mimics octopus meniru ikan pari 
(Sumber :Google Images)


Pada suatu contoh kasus, saat lawan dari mimics octopus yaitu ikan Damselfish menggangu wilayah teritori mimics octopus, maka mimics octopus akan merubah bentuk menjadi ular laut. Dimana ular laut merupakan predator dari ikan Damselfish. Hal ini berarti menandakan bahwa mimics octopus melakukan mimikri juga untuk mengusir lawannya untuk melindungi dirinya maupun teritorinya. 

Selain untuk melindungi predator, perilaku mimikri ini juga sebagai taktik atau cara mengelabui mangsa. biasanya mimics octopus akan merubah bentuk tubuhnya sebagai anemon tempat persembunyian mangsanya. Mimics octopus juga dapat bersembunyi diantara pasir sehingga mangsa tidak menyadari keberadaan mimics octopus. Selain itu mimic octopus juga bisa menyerupai hewan yang tidak ditakuti mangsanya mungkin seperti udang, ubur-ubur atau bintang laut agar mangsa tidak ragu untuk mendekat,   

Mimics octopus meniru siput/udang
(Sumber :Google Images)

Saat melakukan mimikri, mimics octopus bisa merubah warna tubuhnya. perubahan warna tersebut disebabkan oleh adanya kantong pigmen (kromatofor) yang dapat merubah warna dan tekstur kulit agar dapat meniru lingkungan sekitarnya, seperti batu yang berkerak alga, karang, maupun pasir.  


Berikut merupakan video yang menunjukkan cara Mimics Octopus melakukan mimikri/kamuflase : 




Wow, unik sekali ya gurita ini!

Perlu kalian ketahui, Mimics Octopus ini terdapat di lautan Indonesia! tepatnya di sekitar Sulawesi..

Perilaku mimikri pada spesies ini masih dalam taham penelitian lebih lanjut oleh para peneliti, tertarik untuk meneliti Mimics Octopus juga?

Terimakasih atas perhatiannya, semoga ilmu yang dijabarkan dapat memberi manfaat dan meningkatkan keingintahuan kalian untuk meneliti perilaku dari Mimics Octopus ^^

Referensi:
Mimic Octopus, Thaumoctopus mimicus. http://eol.org/pages/3100227/overview
Mimic Octopuses, Thaumoctopus mimicushttp://marinebio.org/species.asp?id=260
Youtube. The Indonesian Mimics Octopus. https://www.youtube.com/watch?v=H8oQBYw6xxc

Minggu, 18 Desember 2016

Burung ini disebut parasit? Kenapa?

Mempelajari ilmu tentang burung memang selalu menarik untuk ditilik lebih lanjut. Mulai dari habitat, cara hidupnya, sampai ke fisiologis tubuhnya. Artikel ini bertujuan untuk memberi tahu pembaca cara hidup salah satu burung yaitu burung cuckoo dan merupakan salah satu syarat untuk memenuhi tugas Ornitologi yang diberikan oleh ibu Nurul Winarni selaku dosen mata kuliah Ornitilogi. Salah satunya cara merawat anak atau disebut 'Parental care'. Burung cuckoo termasuk burung yang merawat anaknya dengan cara parasit. bagaimana itu bisa terjadi? mari kita simak artikel dibawah ini...



Saat mendengar kata parasit, yang terlintas di pikiran kita pasti berupa hama, pengganggu, penyakit, dan sebagainya. Namun, dalam kasus ini yang merupakan parasit yaitu burung cuckoo yang didalamnya termasuk burung wiwik dan kedasi. Burung cuckoo menjadi parasit bahkan saat masih menjadi telur. hal ini disebut juga sebagai brood parasitism.

Telur burung cuckoo pada sarang inang (yang dilingkari merah).
[ Sumber : Google Images ]

Keberadaan telur burung cuckoo tidak diketahui oleh induk dari host inangnya, karena biasanya bentuk dan corak telur burung cuckoo mirip dengan telur inangnya. Burung cuckoo yang akan bertelur biasanya mengintai sarang-sarang burung yang akan di taruh telurnya, lalu induk burung cuckoo tersebut akan berkelahi dengan burung lain yang membangun sarang tersebut. Saat burung lain tersebut kalah, burung lain tersebut akan melarikan diri sejenak dari sarangnya meninggalkan telur-telurnya. pada saat itulah induk burung cuckoo akan menaruh telurnya di sarang tersebut dan pergi meninggalkan sarang tersebut.

Induk cuckoo yang berkelahi dengan induk inang.
[ Sumber : omkicau.com ]

Burung yang mempunyai sarang akan kembali beberapa saat kemudia dan mengerami telur-telurnya. Burung tersebut tidak tahu bahwa ada telur burung cuckoo dalam sarangnya. burung tersebut merawat telur-telur tersebut dan menjaganya dari predator. Biasanya telur burung cuckoo akan menetas terlebih dahulu. Burung inang akan pergi mencari makan untuk burung cuckoo yang menetas tersebut yang dikira sebagai anaknya. Namun, burung cuckoo tersebut malah berusaah untuk menyingkirkan telur lain keluar sarang dengan mendorongnya keluar sarang, Telur asli burung inang tersebut pun akan jatuh kebawah tanpa sepengetahuan induknya. hal tersebut merupakan proses kompetisi antara burung cuckoo dengan inangnya. 

Bayi cuckoo yang menyingkirkan telur inang.  
[ Sumber : www.arkive.org ]

Bayi cuckoo mendorong telur dan bayi inang yang lain.
[ Sumber : Google Images ]

Setelah telur lain habis, ruang pun akan tersisa lega untuk si burung cuckoo. Saat induk inang kembali, Induk inang masih tidak menyadari bahwa telur aslinya sudah tidak ada di saranganya. induk inang tersebut terus memeberi makan kepada burung cuckoo tersebut. makanan yang diberikan biasanya berupa insekta. Induk inang pun terus memberi makan terhadap burung cuckoo muda tersebut. Burung cuckoo tumbuh semakin besar, bulu-bulu mulai bermunculan dan semakin memperlihatkan perbedaan dengan burung induknya. Tubuh burung cuckoo pun terus bertambah besar sampai menutui seluruh ruang dalam sarang. Induk inang tetap terus memberi makan burung cuckoo tersebut. sampai akhirnya burung cuckoo sudah tidak muat disarang dan berada di atasnya. 

Bayi cuckoo yang berhasil menyingkirkan telur inang.
[ Sumber : informedbirds.com ]

Bayi cuckoo semakin besar.
[ Sumber : bto.org ]

Bayi cuckoo tumbuh besar memenuhi sarang.
[ Sumber : sciencenews.org ]

Bayi cuckoo yang di awasi induk inang.
[ Sumber : Google Images ]

Cuckoo yang diberi makan induk inang.
[ Sumber : alamy.com ]

Cuckoo yang sudah besar terus diberi makan oleh induk inang.
[ Sumber : independent.co.uk ]

Burung inang tetap memberi makan terus-menerus ke pada burung cuckoo. Entah bagaimana burung inang tersebut tidak sadar bahwa burung cuckoo tersebut bukan anakanya. Setelah cukup umur dan cukup dewasa, burung cuckoo akan meninggalkan sarang inang dan terbang melanjutkan siklus hidupnya.

Mari kita simak video yang ada di link bawah ini :


Bagaimana setelah anda melihat artikel ini? pasti anda merasa bahwa burung cuckoo tersebut burung yang jahat. Namun, semua ini sudah merupakan insting burung cuckoo dan sudah diatur oleh yang maha kuasa. Meski belum diketahui secara pasti mengapa burung cuckoo lebih memilih untuk merawat anak-anaknya dengan 'menitipkan' telurnya pada burung lain. 

Terimakasih, 

Semoga infonya bermanfaat :)